Setiap gw ditanya ma temen2 ambil peminatan apa trus gw jawab kalo gw ambil Public Relation pasti reaksi yang didapat beragam.....untuk itu gw lebih menspesifikasikan menjadi tiga jenis...
1)Reaksi yang mengerti
2)Reaksi yang tidak mengerti
3)Reaksi yang sangat (sok) mengerti
Dari sekian banyak jawaban diatas tipe yang ketiga lah yang masih banyak stigma negatif tentang apa sih PR itu???
Banyak yang berpikiran seorang PR itu harus dandan,tajir,gaya hidup tinggi dll
bahkan kasihanx banyak temen2 gw yang beranggapan bahwa gw harus pinter menjilat sebagai PR....
gw merasa kasihan banget kepada orang2 yang berpikiran seperti itu...its true...kalo kita mau ngomong stigma pasti ga akan habis satu sama lain....
misalnya ni orang2 dari peminatan komunikasi massa pasti kumel,bau apek dan jigong karena tidak menjaga penampilan serta sok pintar karena hanya (sok) hebat di kampus ajah akan tetapi nol besar jika sudah mengerjakan "real job"
Begitu juga dengan peminatan komunikasi bisnis yang kualitas sdm nya sangat kurang dibandingkan dengan massa dan PR,kuliahx ringan tidak seperti peminatan lain,nyantai karena ujung2x sebagai sales doank atau paling banter ya staff marketing yang cuap2 jualan dll
Kalau kita semua bersikap seperti itu maka kita semua sudah bersikap sombong bukan???
kita sombong karena menganggap lebih baik dari yang lain, sombong karena menganggap yang lain lebih rendah dll...apakah harus seperti itu?
mungkin lw pada lupa tu khususnya yang berpendapat demikian karena semua ilmu itu pasti berhubungan.....apakah marketing tidak perlu menjaga brand image corporate? apakah jurnalis tidah perlu etika berperilaku dan berpenampilan? apakah bidang hukum tidak mempelajari tentang komunikasi? apakah bidang kesehatan tidak perlu mempelajari tentang hukum dll?
intix adalah semua ilmu itu jelas saling berhubungan baik di teoritik maupun implikasinya di lapangan...
2)Reaksi yang tidak mengerti
3)Reaksi yang sangat (sok) mengerti
Dari sekian banyak jawaban diatas tipe yang ketiga lah yang masih banyak stigma negatif tentang apa sih PR itu???
Banyak yang berpikiran seorang PR itu harus dandan,tajir,gaya hidup tinggi dll
bahkan kasihanx banyak temen2 gw yang beranggapan bahwa gw harus pinter menjilat sebagai PR....
gw merasa kasihan banget kepada orang2 yang berpikiran seperti itu...its true...kalo kita mau ngomong stigma pasti ga akan habis satu sama lain....
misalnya ni orang2 dari peminatan komunikasi massa pasti kumel,bau apek dan jigong karena tidak menjaga penampilan serta sok pintar karena hanya (sok) hebat di kampus ajah akan tetapi nol besar jika sudah mengerjakan "real job"
Begitu juga dengan peminatan komunikasi bisnis yang kualitas sdm nya sangat kurang dibandingkan dengan massa dan PR,kuliahx ringan tidak seperti peminatan lain,nyantai karena ujung2x sebagai sales doank atau paling banter ya staff marketing yang cuap2 jualan dll
Kalau kita semua bersikap seperti itu maka kita semua sudah bersikap sombong bukan???
kita sombong karena menganggap lebih baik dari yang lain, sombong karena menganggap yang lain lebih rendah dll...apakah harus seperti itu?
mungkin lw pada lupa tu khususnya yang berpendapat demikian karena semua ilmu itu pasti berhubungan.....apakah marketing tidak perlu menjaga brand image corporate? apakah jurnalis tidah perlu etika berperilaku dan berpenampilan? apakah bidang hukum tidak mempelajari tentang komunikasi? apakah bidang kesehatan tidak perlu mempelajari tentang hukum dll?
intix adalah semua ilmu itu jelas saling berhubungan baik di teoritik maupun implikasinya di lapangan...

We e e..i'm not kumel n jigongan person ok.. I still concern about my performance,don't u ever see my jigong?hehe
BalasHapusI don't like n won't be zero person..i agree with your paradigm..that people always judge a book by it's cover n don't read it page by page